Selasa, 29 April 2014

Tugas Kuliah





PengertianOneway ANOVA (Analisis Varian)
*Analisisvarian (ANOVA) adalah suatu metode untuk menguraikan keragaman total data menjadi  komponen-komponen yang mengukur berbagai sumber keragaman.
*ANOVA digunakan apabila terdapat lebih dari dua variabel. Dalam literatur Indonesia metode ini dikenal dengan berbagai nama lain, seperti analisis ragam, sidik ragam, dan analisis variansi. Ia merupakan pengembangan dari masalah Behrens-Fisher, sehingga uji-F juga dipakai dalam pengambilan keputusan. Analisis varians pertama kali diperkenalkan oleh Sir Ronald Fisher, bapak statistika modern.Dalam praktek, analisis varians dapat merupakan uji hipotesis (lebih sering dipakai) maupun pendugaan (estimation, khususnya di bidang genetika terapan).
Ia merupakan pengembangan dari masalah Behrens-Fisher, sehingga uji-F juga dipakai dalam pengambilan keputusan. Analisis varians pertama kali diperkenalkan oleh Sir Ronald Fisher, bapak statistika modern.Dalam praktek, analisis varians dapat merupakan uji hipotesis (lebih sering dipakai) maupun pendugaan (estimation, khususnya di bidang genetika terapan).
Secara umum, analisis varians menguji dua varians (atau ragam) berdasarkan hipotesis nol bahwa kedua variansi tusama. Varians pertama adalah varians antar contoh (among samples) dan varians kedua adalah varians di dalam masing-masing contoh (within samples).Dengan ide semacam ini, analisis varians dengan dua contoh akan memberikan hasil yang sama dengan uji-t untuk dua rerata (mean)
*Supaya sahih (valid) dalam menafsirkan hasilnya, analisis varians menggantungkan diri pada empat asumsi yang harus dipenuhi dalam perancangan percobaan:
1.      Data berdistribusi normal, karena pengujiannya menggunakan uji F-Snedecor
2.     Varians atau ragamnya homogen, dikenal sebagai homoskedastisitas, karena hanya digunakan satu penduga (estimate) untuk varians dalam contoh
3.     Masing-masing contoh saling dependen, yang harus dapat diatur dengan perancangan percobaan yang tepat
4.      Komponen-komponen dalam modelnya bersifat aditif (saling menjumlah).

Analisis varians relative mudah dimodifikasi dan dapat dikembangkan untuk berbagai bentuk percobaan yang lebih rumit.Selain itu, analisis ini juga masih memiliki keterkaitan dengan analisis regresi.Akibatnya, penggunaannya sangat luas di berbagai bidang, mulai dari eksperimen laboratorium hingga eksperimen periklanan, psikologi, dan kemasyarakatan.sering kali kita menghadapi banyak rata-rata (lebih dari dua rata-rata). Apabila kita mengam bil langkah pengujian perbedaan rata-rata tersebut satu persatu (dengan t test) akan memakan waktu, tenaga yang banyak. Disamping itu, kita akan menghadapi riiko salah yang besar untuk itu, telah ditemukan cara analisis yang mengandung kesalahan lebih kecil dengan hemat waktu serta tenaga yaitu dengan ANOVA (Analisys of variances) pada dasarnya pula sample dapat dikelompokkan menjadi:
1.      seluruh sample, baik yang berada pada kelompok pertama sampai dengan yang ada di kelompok lain, berasal dari populasi yang sama. Untuk kondisi ini hipotesis nol terbatas adat idat ada efek dari treatment (perlakuan).
2.      sample yang ada di kelompok satu berasal dari populasi yang berbeda dengan populasi sample yang ada di kelompok lainnya. Untuk kondisi ini hipotesis nol dapat berbunyi: tidak ada efek treatment antar kelompok.
Diposkan oleh Ageng Sayfullah Hendrodi 08.15

Tidak ada komentar:

Posting Komentar